MIB: INTERNATIONAL (2019), SORRY MARAH - MARAH


Men in Black: International bener - bener mempermalukan nama besar Men In Black.

Hampir semua film dengan sistem franchise mengalami film terbaru mereka gak bisa sebagus pendahulunya. Cuman, ini adalah film keempat!

Kalo film pertama lebih ke perkenalan kita kepada organisasi pria berbalut busana serba hitam dan pertama kalinya agen J (Will Smith) bertemu agen K (Tommy Lee Jones), film kedua masih tentang perburuan alien tapi ditambahi cerita tentang bagaimana agen K yang pensiun lagi untuk membantu agen J.

Lalu di seri terakhirnya lebih menitik beratkan kepada alasan sebenarnya agen J dan agen K bisa bertemu. Disini terjadi twist terbesar yang mengguncang dua film sebelumnya.

Ketiga seri itu terjalin dengan benang merah yang tegas. Tidak ada alur yang dipaksakan, setiap premis saling terkait, mempengaruhi, dan ada hubungan sebab akibat.

Sedangkan di MIB: Internasional, jalan ceritanya sih masih 'MIB' banget. Ada masalah per-alien-an di bumi yang membahayakan bumi dan alam semesta. Cuman premis utamanya digeser ke masalah mata - mata di dalam organisasi MIB.

Kesalahan (lebih tepatnya kekurangan) utama dalam MIB: Internasional adalah terlalu terbaru - buru membangun adegan dan karakter. Terasa tergesa-gesa, hingga membuat adegan tiap adegan menjadi hampa.

Ada tiga adegan yang harusnya masih bisa diperteba dan dipoles agar film ini tidak jadi sekedar lewat. PERTAMA: dua alien yang sangat super.


Dengan kekuatan yang mereka miliki, dampak yang dihasilkan tidak begitu besar. Mereka malah diberi adegan nge-dance yang membuat image mereka menurun (ini ada kaitannya dengan pemerannya yang memang dancer terkenal). Padahal kalo mereka dibentuk jadi tokoh yang overpower, MIB akan lebih mendebarkan. Sesuai dengan gene filmnya yaitu ACTION comedy.


Kekuatan dua tokoh ini hanya ditampilkan sebentar ketika mereka berduel dengan agen H (Chris Hemsworth) dan Agen M (Tessa Thompson). Senjata - sejata MIB tidak mempan terhadap mereka. Hingga akhirnya dua penjahat ini berhasil membunuh Vungus (bangsawan dari kerajaan Jababia) kemudian kabur karena pasukan MIB lainnya segera datang.

KEMATIAN Vungus TAK ADA NILAINYA. Padahal sempat disebutkan kalo kerajaan Jababia adalah klien penting bagi MIB. Tapi ketika anak klien pentingnya tewas, mereka tidak ada ekspresi berkabung, bersalah yang mendalam, atau takut kepada kerajaan Jababia.

R.I.P.

Oke, ini memang film Comedy, lalu untuk apa karakter Vungus dibangun seakan klien penting jika kematiannya seperti angin lalu. Hm, kalo berpositive thinking, mungkin ini SOP di MIB untuk tidak baper dan berlarut - larut dalam kesedihan. (Atau demi mempertahankan unsur komedi yang tidak seberapa).

Kesalahan KETIGA adalah premis yang lagi - lagi tidak dibangun dengan kuat. Jika memang topik utamanya adalah adanya mata - mata di dalam MIB, beri efek yang lebih besar dong terhadap kehadiran si mata - mata.

Contohnya lagi - lagi kematian Vungus. Itu katanya karena ada mata - mata yang membocorkan lokasinya makanya penjahatnya tahu. Tapi kenapa kematian Vungus gak diratapi? Malah dicuekin dan bodo amat. Sanksi yang diberikan karena hal ini pun gak berat - berat banget. Tepuk tangan buat ke-cool-an hati dan ekspresi agen-agen MIB! *applause*

Atau satu lagi dampak dari si mata - mata adalah terbunuhnya dua alien (yang harusnya kuat banget) ternyata adalah alien baik. Disini harusnya penonton kaget, atau sedih. Tapi gimana mau nangis, tokoh - tokohnya aja biasa wae nanggepinnya.

Yang bikin parah adalah pelaku yang jadi mata - mata gampang ketebak karena dari awal filmnya sudah ditunjukin banget siapa yang jahat (agen C yang tampak benci banget dengan agen H), atau agen H yang berkali - kali ditampilkan secara implisit berubah jadi bukan seperti dirinya dia yang dulu (biar penonton bertanya - tanya apakah agen H ini beneran baik?). Lalu ada agen High T.


Agen O yang ada di New York kecil kemungkinan dia pelakunya karena jarang banget ditampilin (dan pada akhirnya memang tampil di awal dan setelah klimaks).

Ibarat adegan sulap nih, jangan memperhatikan tangan pesulap yang kelihatan terlalu mencolok. Perhatikan tangan yang gak menarik perhatian. Biasanya tangan itu yang menyimpan trik.

Intinya: kita dikasi pilihan yang sedikit untuk tahu siapa penjahatnya, yang membuat penjahatnya jadi  mudah ketebak.

Lalu ada juga momen pertemuan nostalgia agen M dengan alien biru ketika adegan perkelahian. Agen M ketemu alien itu 20 tahun yang lalu saat alien itu masih kecil. Agen M menyelamatkan alien itu dari petugas MIB.


Ga pernah ketemu dalam waktu lama, tapi salam kangennya cuma gak lebih dari 10 detik. Balas jasa sebentar, lalu udah. Mereka pisah tanpa ada kesan yang greget.

Chris Hemsworth tidak cukup membantu akan hilangnya sosok kocak Will Smith dalam film ini. Pengaruhnya dalam tembusnya keuntungan MIB: Internasional adalah menarik penonton wanita dengan ketampanan dan keseksiannya.


Keberhasilannya lepas dari karakter Thor di Marvel juga patut diacungi jempol. Beda dengan lawan mainnya, Tessa Thompson, yang masih dibayang - bayangi image-nya sebagai Valkyrie di film yang sama.

Yang menolong dropnya film ini cuma kehadiran Pawny, si alien lucu. Dia juga jadi tokoh favorit saya.


Oia, film ini juga mengangkat persamaan gender dan melawan rasisme. Buat info aja sih, meski filmnya jelek, tapi masih ada pesan positifnya. :v


0 bukan komentar (biasa):

Post a comment

Jangan lupa cek twitter saya @tukangcolong
Dan channel YOUTUBE saya di
SINI