DETECTIVE PIKACHU (2019), GIVE ME MOREEEEE


Saya agak kecewa dengan sepinya orang ngomongin kemunculan film Pokemon: Detective Pikachu. Sempet heboh sebentar, tapi gak berlangsung lama.

Mungkin fans Pokemon memang jumlahnya gak terlalu masif. Dari jumlah itu, gak semua nonton filmnya. Alhasil gema film Pokemon gak segede game Pokemon Go.

Padahal menurut saya film ini bagus.

PERTAMA: saya suka ekspresi Pikachu sebagai tokoh sentral, dan pokemon - pokemon lain dalam film ini. Hidup banget. Lucunya dapet, interaktifnya pun dapet. Gak kaya film Lion King milik Disney yang lebih mirip National Geographic. Kalo kamera gak close up ke hewannya, kita gak akan tahu siapa yang ngomong.



KEDUA: Ryan Renolds gak usah ditanya deh gimana dia jadi ngisi suara Pikachu. Alami, mengalir, ekpsresi dan emosinya kena. Bagus banget pokoknya. Meski image Deadpool masih kebawa - bawa, tapi gak kenapa. Saya anggep denger Deadpool versi imut dan sopan.

KETIGA: Ngambil angel yang berbeda dari pakem animenya. Pertarungan antar pokemon, melatih pokemon, menangkap pokemon, dan turnamen pokemon gak dipake pokok cerita. Hal ini bikin film ini punya daya tarik tersendiri. Unik.

Tanpa meninggalkan pakem- pakem dasar seperti pertarungan antar pokemon, pokeball, tim Rocket (dengan cara penyampaian yang beda), sountrack asli Pokemon, dan hadirnya pokemon - pokemon yang selama ini jadi ikon.


Dan tetap menyiapkan twist di akhir cerita, walau sudah ketebak sejak mulai babak akhir (klimaks).

Disinlah kurangnya film ini. Mereka gak nyiapin ending, atau mungkin cara menyelesaikan cerita dengan cukup baik. KIta akan sangat mudah tau bagaimana cerita ini akan berakhir.

Tapi karena saya udah cinta banget sama pokemon, hal ini gak masalah bagi saya. :))


Perkenalan pertama saya dengan Pokemon ketika SMP. Pas SCTV masih nyiarin kartun anak pada sore dan malem hari. Barengan sama Indosiar yang nayangin Dragon Ball pas Goku masih bocah.

Pas itu partnernya Pikachu masih bernama Ali. Sedangkan sampai sekarang Pokemon entah sudah masuk edisi/angkatan keberapa? Pokemon - pokemonnya udah banyak berubah. Pokemon yang saya kenal hanya angkatan pertama dan angkatan setelahnya. Sisanya saya tidak mengikuti, karena kesibukan yang menyesuaikan umur, serta bentuk pokemon-pokemonnya yang gak terlalu saya suka.

Tiap liat pokemon yang saya kenal (meski gak hapal namanya) dalam film ini, saya gak bisa nyembunyiin rasa senang saya. Berasa kaya anak kecil lagi.

Saya paling suka scene Tim ngobrol sama Pikachu di cafe, dan saat mereka menginterogasi Mr. Mime. Kocak parah!


Tingkah polah mereka pun lucu - lucu banget. Warner Bros dan Legendary sukses membawa Pokemon ke dalam bentuk live action tanpa mencederai bentuk asli mereka ketika berupa anime/ kartun. Bikin saya mikir,"Wah jadi gini ya kalo pokemon beneran ada di dunia nyata.."


Dengan banyaknya jumlah Pokemon, masih banyak peluang cerita yang bisa dijadiin film. Masih banyak Pokemon yang pengen dilihat aksinya. Dan semoga masih akan ada film - film Pokemon selanjutnya, dengan scene battle yang lebih banyak.

0 bukan komentar (biasa):

Post a comment

Jangan lupa cek twitter saya @tukangcolong
Dan channel YOUTUBE saya di
SINI