YESTERDAY (2019), FAST & FURIOUS: HOBBS & SHAW (2019)


1. Yesterday (2019)


Banyak yang bilang film ini tentang The Beatles. Mereka salah. Film ini adalah drama komedi yang disisipi The Beatles. 25% The Beatles, sisanya tentang musisi yang kurang terkenal,lalu ada insiden ajaib yang membuat orang - orang tidak tahu tentang The Beatles dan hanya dia yang tahu.

TOY STORY 4 (2019), CALON NOMINASI OSCAR


Kabar mengejutkan datang dari Disney. Ketika semua orang mengira kisah Woody dan teman - teman sudah berakhir di film ketiga, tiba - tiba Disney mengeluarkan teaser Toy Story 4.


Toy Story 4 mengambil sudut cerita yang sangat berbeda dengan tiga seri sebelumnya. Kalo dulu Woody adalah anak boneka emas untuk Andy, di Toy Story 4 dia bukan lagi prioritas. Boonie, pemilik baru Woody dkk., yang pada Toy Story 3 menerima mainan dari Andy, lebih memilih boneka lain.

THE DIED DON'T DIE (2019), PENGEN KETAWA TAPI...


Sempet heran kenapa Selena Gomez mau main di film Dead Don't Dead. Karena pada akhirnya dari trailernya saja kurang meyakinkan. Kemudian setelah dirilis, banyak penonton yang kecewa. Anehnya, kritikus malah suka?!

(mungkin karena mainnya cuma sebentar. matinya cepet)

Bahkan perilisan DVD yang terlalu dekat dengan tanggal perilisan di bioskop diindikasikan sebagai tanda filmnya ga laku.

Yang gagal dalam film ini selain akting pemainnya, juga karena pemilihan genre. Ngaku sebagai film horor komedi, tapi gak ada serem - seremnya tapi masih ada lucunya, meski dikit.

MIB: INTERNATIONAL (2019), SORRY MARAH - MARAH


Men in Black: International bener - bener mempermalukan nama besar Men In Black.

Hampir semua film dengan sistem franchise mengalami film terbaru mereka gak bisa sebagus pendahulunya. Cuman, ini adalah film keempat!

Kalo film pertama lebih ke perkenalan kita kepada organisasi pria berbalut busana serba hitam dan pertama kalinya agen J (Will Smith) bertemu agen K (Tommy Lee Jones), film kedua masih tentang perburuan alien tapi ditambahi cerita tentang bagaimana agen K yang pensiun lagi untuk membantu agen J.

Lalu di seri terakhirnya lebih menitik beratkan kepada alasan sebenarnya agen J dan agen K bisa bertemu. Disini terjadi twist terbesar yang mengguncang dua film sebelumnya.

DETECTIVE PIKACHU (2019), GIVE ME MOREEEEE


Saya agak kecewa dengan sepinya orang ngomongin kemunculan film Pokemon: Detective Pikachu. Sempet heboh sebentar, tapi gak berlangsung lama.

Mungkin fans Pokemon memang jumlahnya gak terlalu masif. Dari jumlah itu, gak semua nonton filmnya. Alhasil gema film Pokemon gak segede game Pokemon Go.

Padahal menurut saya film ini bagus.

PERTAMA: saya suka ekspresi Pikachu sebagai tokoh sentral, dan pokemon - pokemon lain dalam film ini. Hidup banget. Lucunya dapet, interaktifnya pun dapet. Gak kaya film Lion King milik Disney yang lebih mirip National Geographic. Kalo kamera gak close up ke hewannya, kita gak akan tahu siapa yang ngomong.

It Chapter One (2017), YANG UDAH BACA NOVELNYA AJA YANG NGERTI


Gara - gara akan nonton IT Chapter Two, saya maksain diri nonton Chapter One. Padahal saya gak suka nonton film horor. Nonton itu untuk dapet hiburan, ini malah kitanya yang nyari buat dikagetin dan dibikin tegang. Sorry, saya gak kaya gitu cara dapet hiburannya.

Tapi, karena banyak yang ngomongin film IT ini, bahkan dari yang Chapter One, penasaranlah saya. Kepo.

Jadi IT itu menceritakan iblis/hantu yang selalu keluar tiap 27 tahun sekali, meneror sebuah kota dengan menculik (dan menghilangkan nyawa?) anak - anak di kota itu. Cuman hal - hal mengerikan yang menyertai hilangnya anak - anak ini cuma anak - anak yang bisa lihat. Orang dewasa melihat ini kaya kasus anak hilang biasa.