Menunggu di Trotoar Masa Depan


Menunggu di trotoar ini. Di sebuah jalan kecil depan hotel Shanti. Berencana bertemu seseorang yang gag kunjung datang. Emang sih aku datang lebih cepat dari janji yang telah dibuat sebelumnya. Karena memang jadwalku gag sepadat yang ku kira.
Menatap perlahan tiap kendaraan yang lewat. Banyak yang melanggar jalan satu arah ini. Malam makin larut dan orang-orang baru pulang dari aktivitasnya.
Sendiri disini membuatku terbayang kegiatanku selama seharian. Dari bangun jam 3 pagi hanya untuk posting blog. Dipelototi sinis ama penjaga KFC Jimbaran. Tiap pagi aku kesana. Hanya untuk menikmati wifi gratis tanpa belanja sedikitpun. Terkadang aku belanja kok. Meski sangat jarang. Hm..kapan ya terakhir aku belanja disana?
Teringat juga saat pulang dari sana, sudah jam setengah 6. Meng-SMS Henny agar dia bangun karena pagi itu dia ada pretest. Agar dia bisa belajar. Sedangkan aku melanjutkan tidurku. Hehe

Sejam kemudian alarm hape berhasil membangunkanku. Mengingatkanku akan tugasku selanjutnya. Mencari tempat duduk buat aku dan teman-teman untuk persiapan ujian. Males banget memang. Tapi gag ada salahhnya berbuat baik ke orang.
Ternyata sudah ada tempat duduk yang dipesan. Jadinya aku memesan tempat yang lain (kayak apa aja pesan memesan). Pulangnya tanpa sadar sudah jam 7. Harus segera bersiap-siap ke kampus. Ngenet bentar pake modem, mandi, sembahyang, masak nasi juga, jam setengah sembilan aku berangkat ke kampus.
Kampus sudah ramai. Ngobrol sebentar bareng teman-teman di kantin sambil memesan sarapan ama ibuk kantin.
Singkat cerita, ujian pun berakhir cukup sukses. Dari empat soal aku bisa jawab tiga dan satu soal lagi aku nyontek. Hehe. Padahal itu soal paling mudah karena ada di semua contekan teman-teman tapi aku malah gag buat dengan bagus. Huh!
Saat kepala terasa terbakar karena ujian tadi, kuliah dilanjutkan. Dosen datang saat kami sekelas bergerombol buat tugas kuliahnya. Untung dosennya gag marah saat teracuhkan oleh kami yang lagi fokus buat tugas. Maafkan kami pak..
Ada gunanya juga otak dipanesin dengan soal-soal ujian. Karena terlanjur jalan, dia konek dipake kuliah. Semua pelajaran dosen terserap. Aku mampu mengimbangi diskusi dosen. Gag kayak biasanya kayak gini. Meski kepala serasa sudah melepuh.
Selesai kuliah, gag ada kesempatan buat istirahat. Dilanjutkan dengan praktikum.
Aku belum belajar buat pretest!!! Soalnya kan seluruh bab yang ada di buku! Mampus.
Benar saja. Di laboratorium aku hanya bisa mangap melihat soalnya. Asdos dengan suksesnya membuat suasana semakin tegang. Sialan. Boleh kok dia gag berdiri di sampingku saat pretest. Aku kan jadi gag bisa nyontek!
Dua  jam praktikum setelah itu. Kepala dan hati udah agak adem. Bersenda gurau bareng temen-temen di lab saat praktikum.
Praktikumku besok lagi dilanjutkan karena hasilnya butuh waktu satu hari.
Emang tuhan lagi gag ngasi aku ketenangan. Keluar dari lab ada surat buatku. Undangan jam 5 sore nanti ke acara diskusi BEM. Tapi ujung-ujungnya aku gag dateng. Hehe. Pemimpin yang gag baik.
Berakhirlah aku disini. Di trotoar sepi ini. Teringat lagi sepasang burung yang ku lihat di lampu merah kampusku tadi. Terbang riang tanpa beban. Menikmati luasnya langit yang gag bersih lagi. Menari indah bagai aliran melodi. Meliuk cepat dengan gesitnya. Mereka bebas. Aku  ingin kayak mereka. Merdeka.
Lamunanku buyar saat mendengar hapeku berbunyi riuh tanda baterainya lowbat. Boleh kok gag disaat kayak gini. Kalo ibuk yang ku ajak janjian nelpon gimana?
Sukurnya sampai ibuk itu nelpon, hape ini belum mati.
Usai sudah penantianku. Kini aku telah berada di salah satu kamar hotel. Bersama orang-orang dari CIV. Sebuah organisasi yang berbeda tapi hampir sama dengan MLM lain. Diajak berbicara panjang lebar ala presentasi MLM biasanya. Ibuk itu terus berkata kalo organisasi ini adalah masa depanku. Memang iya?
Akhirnya aku pulang sudah. Sekarang di jalan aku gag tertidur lagi seperti saat aku berangkat tadi. Menahan sakitnya kepala. Entah kenapa? Karena emang kurang tidur seharian ini atau gara-gara produk ibuk itu yang kumakan di kamar hotel tadi?
Akhirnya, di kamar asrama dalam kelelahan aku tertidur. Semua yang mengganggu gag kan buatku terusik. Malam ini hanya untukku.
Selamat malam hari ini. Selamat malam jadwalku yang aneh. Selamat istirahat dunia. Besok aku banyak kegiatan lagi dan semoga semua terpenuhi.

6 bukan komentar (biasa):

tukang colong said...

oia lupa bilang kalo gambarnya saya colong di http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:JghgOjya4eOaSM:http://3.bp.blogspot.com/_EDTP5vhb1is/SS9eXqEniBI/AAAAAAAAAU0/0-RmgD0JHrQ/s400/lengang%2Btrotoar%2Bjembatan%2Bkali%2Bgarang.jpg

richo said...

wah jadwal yang puadat yah... semangat

reeya said...

nah nah...

tukang colong said...

richo: hehe, gag juga kog..

reeya: wah teman lamaku skhirnya komen juga. welcom!

yayah said...

kapan kapan bikin film sob.. jadi penulis da ok tuh

tukang colongh said...

hahahahaha
muji ato ngejek nih

Post a comment

Jangan lupa cek twitter saya @tukangcolong
Dan channel YOUTUBE saya di
SINI