PERUBAHAN DIRI YANG LANGSUNG BISA DIRASAKAN OLEH ORANG LAIN

 

Ngerasa udah berubah tapi kayaknya orang di sekitar gak puas sama perbedaan kita yang sekarang dibanding yang dulu? Mungkin kamu salah membaca ekspektasi mereka.

Buat yang ngerasa aja ya, ini saya kasi kisi - kisinya.

  1. Mulai rajin bebersih. Jangan berantakan. Kasur rapihin setidaknya pas baru bangun. Daleman, atau bra (buat yang cewe) jangan berserakan di kamar! Bahkan jumlahnya makin numpuk. Lu orang apa sampah sih?!
  2. Bantu urudan dapur. Dari yang kecil dulu. Nyuci piring misalnya. Lalu baru ke urusan yang lebih besar, yaitu masak.
  3. Cucian / nyetrika.
  4. Ngambil setrikaan dari dalem lemari dengan rapi
  5. Nyapu
  6. Ibadah. Karena saya hindu, mebakti. Terutama mebanten!
  7. Cuci motor.
Bukan gimana ya. Kesannya mungkin ini banyak nuntut. Tapi coba deh pikirin dengan kepala dingin. Baca dengan sabar. Semua hal ini gak ada yang keterlaluan kok. Semua ini tugas dasar. BASIC. Apapun pekerjaan kamu. Kebersihan dan kerapihan kan sebuah keterampilan wajib yang dimiliki. Kalo gak mau ngelakuinnya, gedein pendapatan biar bisa bayar orang ngelakuinnya buat kamu. Kalo gak mampu, berusaha, usahakan, kamu bisa kerjain sendiri.

JADI INVESTOR, PENASARAN TAPI KAYAKNYA SUSAH

 

Kemarin saya nonton podcast yang mengundang lo Kheng Hong. Legenda investasi Indonesia. Saya terpada dengan pola pikirnya. Saya tersihir untuk masuk juga ke dunia investasi, dan bukan trading lagi. tapi, apakah bisa?


Modal saya kecil. Investasi artinya mengandalkan deviden untuk rencana jarak dekat, dan peningkatan harga saham untuk rencana jangka panjang. Saya gak akan bisa hidup dari investasi. Saya harus tetap bekerja. Sedangkan impian saya adalah bisa hidup dari investasi.

TUHAN JUGA BISA POSESIF

 

Saya mencoba mengembalikan kebiasaan yang beberapa tahun ini saya tinggalkan. Puasa.

Dulu saya rutin puasa. walau gak enak sama teman - teman karena jarang bisa ikut dalam acara makan - makan yang bertepatan dengan jadwal puasa saya. Saya pun jadi terkesan amat religius. Padahal cuma modal puasa doang. maksiat mah tetep jalan.

Kenapa memutuskan puasa lagi (sembari merapikan ibadah tentunya)? Karena saya merasa belakangan ini hidup udah berantakan banget. Bukan soal apa yang saya dapat atau apa yang saya alami. tapi lebih ke apa yang saya rasakan. yang seringkali gak ada kaitannya dengan apa yang sedang terjadi.

2022. TAHUN BARU & IMPIAN - IMPIAN YANG KAYAKNYA LAGI-LAGI GAK KEWUJUD

 

Tahun baru. Bertepatan dengan hari suci Siwa Ratri. Tapi kami sekeluarga tak bisa merayakan kedua momen besar ini. Anak sulung saya sakit. Dia mengeluhkan perutnya. Diagnosa pertama saya (yang bukan dokter) anak saya mengalami asam lambung.

Akhir - akhir ini dia kalo mau tidur harus minum dulu. Dulu dia minta susu gelas, kemudia dia minta Yakult, sekarang ibunya sering buatin air jeruk. Asam, ditambah si kakak gak suka tidur di kamar, dia maunya tidur di ruang tamu yang lebih dingin, menurut prediksi saya akan mempermudah maag menyerang.

Kenapa saya yakin dia kena maag? Karena saya menderita penyakit yang sama. Mungkin ini turun dari saya.

MAKIN DEWASA, PERGANTIAN TAHUN GAK ADA SENSASINYA


Makin bertambah umur, tiap tahun terasa membosankan. Menyambutnya, apalagi melaluinya, tidak begitu antusias. Padahal kalau dipikir - pikir, masih banyak peristiwa krusial yang terjadi. Meski ngejalaninya gak seheboh pas remaja. Sefrontal apapun momen yang muncul, sekarang cuma berasa geli - geli aja gitu.