BELI SAHAM DI IPOT A.K.A INDOPREMIERE #DISCLAIMERON


PERINGATAN: TULISAN INI SEBATAS CURHATAN TENTANG PENGALAMAN MEMBUAT AKUN DI IPOT (INDOPREMIERE), BUKAN MENJELASKAN STEP BY STEP MEKANISME DAN PERSYARATAN DI DALAMNYA.

Jadi, setelah puas main di reksadana, saya gatal untuk mencoba hal yang lebih agresif. Saya lompat ke saham.

Guru saya adalah video dari youtube-nya Raditya Dika. Tutorial pertama dan satu - satunya tentang pembuatan saham yang saya tonton dan udah enak banget ngikutinnya, jadi keterusan.

Berhubung bergurunya ke beliau dan di beberapa videonya bekerja sama dengan IPOT, saya ikut main saham memakai aplikasi IPOT juga karena males riset aplikasi lain untuk pembanding.

LAPORAN SEMESTER SATU MENYERANG

 

Akhir semester satu 2021. Artinya, terjangan permintaan laporan-laporan siap menghujam.

Laporan tahun lalu masih ada yang belum selesai, sampel uji profisiensi datang, membuat urusan laporan ini tidak mudah.

Kebiasaan buruk saya selalu muncul ketika keadaan mulai begini.
Tidak mood ngambil kerjaan sama sekali.

Padahal di rumah juga gak bisa saya kerjain. Sampe rumah main sama anak sampai mereka tidur. Saya tetep gak bisa kerja kalau maksain kerja dan ninggalin mereka. Gak tega. Ga fokus. Kasihan saya sama anak - anak.

Setelah anak-anak tidur, waktu saya terbatas dan itu sudah menjadi jatah side hustle saya. Paginya untuk side hustle yang lain. Sekarang pun saya sudah sangat kurang tidur ngerjain ini semua. Saya sampai gak fit di tempat kerja. gak bisa berpikir jelas efek kurang tidur.

Entah bakal kaya gimana kedepannya?

ORANG TUA MENDAPAT VAKSIN ASTRAZENECA


Beda dengan saya yang mendapat vaksin Sinovac oleh pemerintah lewat kantor, bapak dan ibu saya kebagian Astrazeneca oleh desa. Akhirnya mereka dapat vaksin. Saya bersyukur banget mereka mau divaksin, dan gak banyak protes. Hanya bapak yang sesekali kemakan berita di sosial media. Untungnya gak separah orang lain di desa saya.

PENGALAMAN PERTAMA BELI REKSADANA

Jumat minggu lalu kesampaian juga nonton bareng istri lagi sejak sekian lamanya setelah kami menikah, dan selama Covid. Kami nonton Fast & Furious 9. Film yang katanya terlalu gak masuk akal tapi saya sendiri cukup menikmati filmnya. Emang sih udah jauh dari unsur kemanusiawian, tapi anggep aja nonton film superhero.

Sambil nunggu filmnya mulai, yang ternyata mundur setengah jam dari jadwal di tiket dan aplikasi, saya mulai transfer - transfer ke reksadana yang sudah saya pilih.

Pada akhirnya saya membeli reksadana juga. Hal yang saya sudah kenal sejak mendapat buku paket pelajaran ekonomi di SMA. Disana terdapat penjelasan singkat tentang reksadana. Disitu disebutnya masih dana reksa. Cuman saya tidak punya nyali yang cukup untuk mencari tahu lebih dalam, apalagi memulai investasi.

MENULIS SAAT SAKIT

 

Ini adalah postingan pertama sejak 7 hari setelah memperpanjang domain. Harusnya saya stop ngomongin soal domain. Banyaknya tujuan keuangan, namun sumber terbatas, bikin semua urusan yang berkaitan dengan uang memang terasa pedih. Ga tahan buat ngomongin terus.

Okey. Mari kita fokus memperkaya konten di blog ini, ketimbang mikirin uang yang udah keluar, dan akhirnya gak posting-posting.

Sangat menyenangkan ketika tahu kalo blogger bisa upload video tersendiri tanpa harus menautkan link dari Youtube atau memakan kapasitas Gmail kita. Tapi sejak tahu info itu sampe sekarang, blum cukup PD untuk bikin video. Padahal sekarang seringkali saya merasa sudah terlalu capek nulis. Kebetulan side hustle saya juga berkaitan dengan menulis. Jadi pengennya tetep bisa posting blog namun gak ngetik, cuman terkendala teknis. Soon lah ya. Doakan saja.