The Danish Girl (2015) - Suami Jadi Transgender Gara - Gara Istri


Mungkin kalau ngomongin transgender di jaman sekarang, kontroversinya paling cuman di etika di masyarakat dan dari soal agama. Namun lain hal jika operasi transgender dilakukan di tahun 1920.

Itulah kurang lebih garis besar cerita dari The Danish Girl. Film ini menceritakan tentang operasi pergantian kelamin pertama (yang tercatat sejarah) yang dilakukan oleh manusia. resiko kematian akibat operasi masih sangat besar karena obat medis di kala itu belum secanggih dan selengkap sekarang.

Elbe dan Gerda adalah pasangan suami istri yang sama - sama bekerja sebagai pelukis. Gerda, sang istri, yang kesehariannya melukis dengan tema potrait tak bisa menunggu lagi modelnya yang terlambat datang. Ia meminta suaminya untuk menggantikan sang model untuk sementara. Hanya untuk mengambil contoh bentuk tubuh dan pakaian. Disinilah ketika Elbe diminta berpose layaknya perempuan, memakai sepatu perempuan, dan memegang pakaian perempuan selama Ia dilukis istrinya, jiwa lamanya yang terpendam perlahan muncul kembali.

Gejala ini sudah muncul ketia Elbe masih kecil. Ketika itu dia tidak mampu menahan hasrat untuk mencium Hans, temannya yang seorang anak laki - laki. Setelah itu Ia mampu membunuh dirinya yang lain jauh di dalam hatinya. Tapi kini, sosol Lili (Elbe versi wanita) yang telah lama mati bangkit dari kuburnya. Pelan - pelan Elbe mulai menyukai fashion wanita, bahkan suka memakai pakaian dalam istrinya.

Istrinya yang tidak mengetahui detail masa lalu suaminya sempat bingung dengan perubahan istrinya. Hanya saja Ia tidak begitu mempertanyakan perubahan suaminya.


Terlebih lagi secara mengejutkan, lukisan-lukisannya yang biasanya selalu gagal mendapat persetujuan sponsor untuk dipamerkan, ketika Ia memakai model suaminya sebagai model perempuan, sponsor dan orang - orang yang melihat malah menyukainya. Mereka penasaran siapa sosok di lukisan itu. Gerda sendiri menyembunyikan identitas asli model dalam lukisan itu dan mengatakan model di lukisan itu adalah Lili, sepupu dari suaminya.

Demi persiapan pamerannya di Paris, Gerda terpaksa berulang kali melukis Elbe sebagai Lili. Elbe pun makin betah dengan jati diri sebagai Lili. Elbe malah merasa kalau Lili adalah dirinya yang sebenarnya, dan enggan kembali sebagai Elbe.

Dilema dialami Gerda. Di satu sisi Ia tak ingin suami yang Ia sayangi, yang Ia kenal sangat menyayangi dia, berubah jadi Lili. Tapi di satu sisi Ia harus mengejar kesempatan untuk mewujudkan mimpinya yang mungkin hanya datang satu kali seumur hidup.

Akhirnya Gerda membiarkan suaminya makin terhanyut menyelami perannya sebagai Lili. Ia tidak sanggup melihat kegelisahan dan raut kesakitan di wajah suaminya kala suaminya menjadi Elbe. Di satu sisi, Ia juga tengah fokus dengan pamerannya.

Gerda memutuskan mengajak suaminya pindah ke Paris. Di Paris mereka bertemu doktor yang baru menemukan metode operasi transgender. Operasi berlangsung dua tahap. Pertama pelepasan alat kelamin pria. Ketika luka sudah sembuh dan pasien dianggap siap, barulah dilakukan operasi tahap kedua yaitu pembuatan alat kelamin wanita.


Puncak konflik terjadi di adegan ini. Bagaimana perjuangan Elbe/Lili menghadapi operasinya. Ketegaran Gerda sebagai istri dari suami yang transgender dan di saat bersamaan Hans (teman masa kecil suaminya) yang awalnya diminta tolong membantu kesembuhan Lili agar kembali jadi Elbe malah balik ingin selingkuh dengan Gerda.

Wajar Eddie Redmayne mendapat nominasu Academy Award sebagai pemeran pria terbaik untuk film ini. Jika dibandingkan dengan perannya sebagai Newt Scamander di Fantastic Beasts and Where to Find Them beda banget!

Dan ada adegan paling ditunggu saat Eddie Redmayne telanjang di depan kaca. Tapi kayanya kelamin pria yang disorot kameran milik stuntman.





Yang bikin saya gak habis pikir adalah Ben Whishaw. Kenapa dia selalu dapet peran gay? Di Cloud Atlas pun Ia mendapat peran sama. Setidaknya di The Danish Girl saya gak perlu melihat pantatnya seperti ketika Ia bugil di Cliud Atlas.





0 bukan komentar (biasa):

Post a comment

Jangan lupa cek twitter saya @tukangcolong
Dan channel YOUTUBE saya di
SINI