Yang Katanya Duel Abad Ini


Sudah dua minggu berlalu setelah pertarungan yang katanya 'Duel Abad Ini' antara Pacman dan Mayweather. Pertarungan berlangsung seru. Pacman menghujani musuhnya dengan jab - jab mematikan. Lalu Messi melemparkan bola crossing dan akhirnya diselesaikan dengan manis oleh Marques dengan menyalip di tikungan terakhir. Sungguh pertandingan catur yang menegangkan!

Di akhir acara orang tua finalis yang tersenggol naik panggung lalu nangis.

Pertandingan yang dimenangkan oleh Mayweather ini menyisakan kontroversi karena secara kasat mata tampak Pacman lebih mendominasi pertandingan sedangkan The Money hanya berlari - lari di atas ring.








Banyak yang curiga kalo jurinya disogok. Mungkin ibarat tes-tes di Indonesia, Mayweather memakai jalur TERPADU (TERpaksa PAkai DUit). Juri yang memberi penilaian mengatakan bahwa secara data, memang The Money yang lebih banyak menyarangkan pukulan. Salah sendiri keputusan diserahkan ke juri, kan akhirnya jadi gak jelas gini. Coba pemenangnya pakai voting SMS. Asal jangan lewat pemilihan langsung lewat sistem pemilu aja, nanti ada masalah di quick caunt lagi.


Jadi kesimpulannya untuk menang, gak penting siapa yang bonyok lebih banyak atau KO duluan, tapi siapa yang mukulnya lebih banyak kena. Kalau begini, cewek - cewek manja juga pasti bisa menang. Mereka kan punya jurus jurus tinju seribu pukulan yang biasa mereka keluarkan kalau lagi kesel atau ngambek sama cowoknya.

Tapi kalo cewek beneran main tinju, pasti ga berani saling mendekat. Takut alis mereka rusak kena pukul. Pas pelukan di atas ring, yang satu berbisik ke yang lain,"Kamu boleh pukul aku dimana aja, asal jangan alis aku. :)"

Buat cewe - cewe yang mau tinju, jangan lupa pesan dokter berikut ini ya (di-tweet saat pertandingan berlangsung)


Isu lain yang beredar adalah juri salah dalam ngisi nilai di form penilaian. Angka yang harusnya masuk ke Pacman, malah masuk ke The Money. Tapi sebelum juri sempet memperbaiki, pengawas ujian udah keburu minta lembarnya dikumpul. *berasa ujian nasional


Dikabarkan hampir semua orang di dunia ini menonton pertarungan ini, terutama orang - orang kaya. Bandara Las Vegas sampai penuh dengan jet pribadi milik penonton pertarungan ini.


Enaknya menonton langsung itu adalah bisa melihat cewek - cewek yang membawa papan round. Mungkin jika menonton di TV luar bakal kelihatan sekilas. Sedangkan di TV nasional jangankan liat cewek - cewek, pemain diobati di pojok ring aja gak keliatan. Diganti dengan Rio Dewanto yang memenangkan pertandingan secara LAKI!


Pelatih klub bola sebesar Arsenal, Arsene Wenger, pun gak mau kelewatan nonton. Arsene Wenger terkenal sebagai pendukung Pacman. Melihat idolanya kalah, jelas dong dia emosi. Dia pun bergegas ke Amerika dan hendak menggantikan Pacman untuk melawan Mayweather.


Cewek - cewek jangan mau deh pacaran sama petinju. Soalnya mereka seneng meluk kamu, abis itu mereka nonjokin kamu. Petinju mah gitu orangnya.

Banyak juga yang bilang kemenangan Mayweather kali ini karena ada sosok wanita hebat di belakangnya yang selalu mendukung dia.


Orang - orang banyak yang respect kepada Pacman karena kepribadiannya yang sederhana, sayang pada keluarga, dan taat pada agama. Berbeda dengan Mayweather yang terkenal dengan hidupnya yang hedon dan mau melakukan apapun demi duit. Bahkan saat bertanding bukan obat yang mampu menghilangkan sakitnya, tapi duit. Keringetnya gak bakal kering kalo gak diusap pake duit.


Perbandingan hasil akhir di tiap pertandingan mereka pun sangat berbeda.


Semua mengharapkan ada pertandingan ulang. Terutama dari pendukung Pacman. Awalnya Mayweather mempersilahkan diadakannya rematch sebagai tanda hormat kepada Pacman, namun pada akhirnya Ia  menolak seperti yang pernah Ia lakukan sebelum pertandingan dengan membuat perjanjian dengan Pacman bahwa tidak akan ada pertandingan ulang. Pertandingan sepertinya akan terwujud, di tahun 2048.


Saya pun menunggu dan berharap adanya pertandingan ulang. Atau setidaknya ada pertandingan dimana Mayweather kalah dengan muka bonyok atau KO.


Tentu saja sama seperti harapan rakyat Indonesia lainnya, saya juga mengharapkan ada petinju kita yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional

 


3 bukan komentar (biasa):

cental alat sulap jogja said...

pemenang sejati semua orang di dunia sudah tau

can said...

wanjriitt baru pertama kali liat arsene wenger gitu...wkwkwwk

said said...

saya termasuk orang yang sangat kecewa dengan keputusan juri
padahal pacman paling mendominasi permainan
jelas ini adalah curang

Post a comment

Jangan lupa cek twitter saya @tukangcolong
Dan channel YOUTUBE saya di
SINI