Yang Katanya Delay


Satu lagi orang yang paling berjasa dalam proyek video saya kali ini selain pacar adalah Dyah Rupini.

Sejak diputer di laptop saya video ini sudah menunjukkan keanehan. Suaranya delay. Gak mau naik pesawat aja yang delay, video pun sama. Suara dan gambar jalannya gak kompak. Diputer di laptop panitia, makin parah, gambarnya hancur, berantakan, dan slow motion. Udah kayak muter kaset VCD yang banyak baretnya.

Temen - temen bilang ini efek muter video di laptop yang berat. Saya duga ini karena kapasitas memori video yang sudah berat (1 Giga lebih) dan diputer di laptop yang memorinya tinggal dikit pula. Karena keburu waktu, beberapa solusi yang mungkin menjawab masalah ini tidak sempat saya lakukan. Misalnya menyimpan videonya dalam format selain (.wmv), yang di aplikasi yang saya gunakan ngedit yaitu Windows Live Movie Maker (WLMM) katanya memang untuk diputer di gadget di luar laptop atau PC misalnya seperti tablet atau smartphone. Hanya saja karena resolusi video jadi kecil akibat dikompresnya kapasitas video bikin video pecah kalo diputer dalam mode full screen. Video saya sendiri cuma 10 menit. Hanya saja karena memakai WLMM kapasitas video hasil penggabungan hanya mengakumulasi kapasitas video asalnya.

Solusi yang lain adalah mengganti cara penggabungan video. Biasanya semua video diiris - dipotong - digabung, setelah semua bagian masuk baru disimpen dalam format wmv, kali ini per 2 potong akan digabungin dulu, sampai mencapai 2 potongan film besar yang mewakili masing-masing 50% dari keseluruhan film baru digabung menjadi satu video utuh siap publish. Misalnya ada 6 video yang akan digabung menjadi satu: A,B,C,D,E, dan F. A digabung dulu dengan B menjadi bagian 1 lalu disimpen dalam bentuk video (bukan bentuk projek/ mentah), C dengan D menjadi nomor 2 dan disimpan, E dengan F menjadi nomor 3 dan disimpen juga. Lalu 1 digabung lagi dengan 2, simpen lagi. Video hasil penggabungan itu terakhir baru digabung dengan si 3. Hipotesa saya, kalaupun delay lagi, delay suaranya paling hanya terjadi diantara penggabungan terakhir ini, tidak di semua transisi dari A, ke B, lalu ke C, dan seterusnya.

Semua cara ini tidak sempat saya lakukan karena sedikitnya waktu sisa yang tersedia di antara hari puncak acara video ini akan diputer dengan sela - sela waktu lowong saya di kantor.


Tapi Dyah Rupini membawa angin segar yang bilang videonya keputer dengan sempurna setelah Ia coba di laptopnya. Ini membuat saya bahagia. Saat malam puncak saya sangat bersyukur, bangga, dan sangat yakin video buatan saya akan membuat orang - orang terharu. Pokoknya saya puas.

Saya duduk di bangku penonton mengamati panitia yang sedang nyiapin settingan panggung dan layar tempat videonya ditayangin. Satu per satu video yang akan diputer dicobain dulu. Sampai giliran video saya yang main, dan hasilnya: tetep hancur.

Saya kaget.

Panik.

Saya dekati panitianya. Rupanya dia muter dengan laptop yang lain. Fiuh! Saya minta ganti, pakai laptop Dyah Rupini saja. Tapi karena terbatasnya waktu persiapan, laptop itu tidak langsung diganti. Panitianya janji menggantinya pas acara saat masuk ke jadwal video saya.

Acara pun dimulai. Pertunjukan demi pertunjukan ditampilkan. Masuk agenda untuk muter video saya. Saya makin degdegan. Keringet dingin berhamburan kemana - mana. Kalo gak waktu itu pacar yang nenangin, saya sudah pingsan di tempat. Itulah saat saya berdoa paling keras kepada tuhan untuk menolong saya. Leluhur, nenek moyang, semua saya panggil untuk membantu saya. Satu detik berlalu, dua detik berlalu, video saya selesai diputer. Delay-nya tetep ada, untung ketolong dengan sound system yang emang jelek, jadi ketutup. Tapi tetep aja disaat semua berjalan diluar harapan:


Hasil rekaman video saya dari kamera kantor juga selalu blur. Di layar kameranya tampak oke, setelah diputer di laptop baru ketahuan blurnya parah. Efek pencahayaan yang kurang baik dalam merekam ngaruh banget. Solusinya adalah harus memiliki perlengkapan ngerekam yang mumpuni seperti mic biar suara orangnya jelas dan jernih serta bebas gangguan suara - suara gak jelas selain si orangnya, steady cam agar gambarnya gak geter, pengatur cahaya, dan pengambil gambar dalam hal ini saya sendiri yang musti ngerti kamera.

Saat saya menulis ini videonya sedang saya coba upload ke yutub, nanti pasti akan saya share disini hasilnya. Makaci. :*


5 bukan komentar (biasa):

rahadjars said...

video tentang apaan sih? jadi penasaran juga nih bisa sampe bikin keringet 3 ember gitu =))

Alat Terapi Susu Bubuk Peninggi Badan TERMurah said...

ternyata delay itu gak hanya naik pesawat aja... moga sukses projectnya mas.

Imerlina Putri said...

mampir diblog sahabat lama blog tukang colong tau separo nyolong :)

http://inggrisindonesiaku.blogspot.com/ said...

bener-bener dah ternyata videonya terkena demam delay karena sekarang lagi demam delay di airport :)

obat herbal luka bakar said...

udah dishare belum? dimana ya yg udah ada

Post a comment

Jangan lupa cek twitter saya @tukangcolong
Dan channel YOUTUBE saya di
SINI